<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Hanykpoespyta's Weblog</title>
	<atom:link href="http://hanykpoespyta.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Nov 2008 02:55:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hanykpoespyta.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/307759e0bb3fdf927ee9d55d65e331b4?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Hanykpoespyta's Weblog</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Alam Banjarmasin vs Alam Jepang</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/11/30/alam-banjarmasin-vs-alam-jepang/</link>
		<comments>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/11/30/alam-banjarmasin-vs-alam-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 02:55:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanykpoespyta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanykpoespyta.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Setiap masyarakat pasti memiliki kebudayaan yang merupakan hasil karya dari sekumpulan orang-orang yang menetap di suatu daerah. Kebudayaan yang tercipta itu, merupakan respon terhadap keadaan alam suatu daerah dalam rangka mempertahankan hidup. Kebudayaan tercipta sebagai sarana yang akan mempermudah interaksi manusia dengan lingkungan hidupnya. Kalau kita cermati lebih lanjut, ada satu kebudayaan Banjar &#8211;terkait dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=47&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="line-height:200%;text-align:justify;"><span style="color:black;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Setiap masyarakat pasti memiliki kebudayaan yang merupakan hasil karya dari sekumpulan orang-orang yang menetap di suatu daerah. Kebudayaan yang tercipta itu, merupakan respon terhadap keadaan alam suatu daerah dalam rangka mempertahankan hidup. Kebudayaan tercipta sebagai sarana yang akan mempermudah interaksi manusia dengan lingkungan hidupnya. Kalau kita cermati lebih lanjut, ada satu kebudayaan Banjar &#8211;terkait dengan pemaparan sebelumnya&#8211; yang hampir tidak ditemui di daerah lain. Pada umumnya, kebudayaan yang dihasilkan oleh suatu daerah memilki perbedaan dengan kebudayaan dari daerah lain. Masyarakat Banjarmasin sangat erat kaitanya dengan sungai, karena daerahnya yang dikelilingi sungai, dari yang kecil sampai yang besar. Alhasil, di Banjarmasin banyak aktivitas manusia yang tidak bisa dilepaskan dari sungai, mulai dari aktivitas rumah tangga dari mencuci, mandi dan buang air. Hal yang juga tidak biasa yaitu banyaknya rumah yang berada di tepi hingga berada di atas sungai. Sampai-sampai berjualan pun dilakukan di sungai. Ya, pasar terapung. Pasar terapung merupakan suatu kebudayaan yang murni dan juga unik. Masyarakat daerah lain mungkin tidak bisa membayangkan bagaimana cara orang Banjar melakukan transaksi jual-beli? Itu juga yang saya alami sebelumnya, sebelum melihat sendiri bagaimana cara mereka melakukan transaksi tersebut.</span></span></span></p>
<p style="line-height:200%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:black;">Pada masanya, sungai di </span><span style="color:black;">Banjarmasin</span><span style="color:black;"> mengalami kejayaan. Sungai menjadi sarana transportasi yang sangat efektif untuk menghubungkan seluruh daerah Kalimantan Selatan. Peran sungai juga tidak bisa dipisahkan dari segala perubahan yang terjadi di </span><span style="color:black;">Banjarmasin</span><span style="color:black;"> dan proses islamisasi masyarakat </span><span style="color:black;">kota</span><span style="color:black;"> tercinta ini. Seperti yang tercatat dalam sejarah, Islam masuk dari Jawa dibawa oleh Khatib Dayan. Dengan masuknya Islam ke Banjarmasin &#8211;yang dibawa oleh orang Jawa&#8211; mengakibatkan adanya interaksi dua budaya yang berbeda, ini juga yang menjadikan ada beberapa kesamaan antara kedua budaya berbeda ini.</span></span></span></p>
<p style="line-height:200%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:black;">Saat ini kita masih bisa melihat betapa besar pengaruh sungai terhadap kehidupan masayarakat </span><span style="color:black;">Banjarmasin</span><span style="color:black;">. Apa Anda pernah berkunjung ke daerah Sungai Andai? Kalau belum cobalah. Ketika memasuki daerah ini Anda akan disambut oleh sebuah jembatan yang lumayan tinggi. Beberapa orang mengatakan jembatan ini &#8220;ngeri&#8221;, mungkin karena selain tinggi, bahan dari jembatan ini hanya kayu-kayu. Bagi mereka yang merasa ngeri tadi, mungkin muncul pertanyaan dalam benaknya, &#8220;Kenapa jembatannya gak direndahin aja? Supaya lebih aman&#8221;. Seperti yang kita lihat di bawah jembatan terdapat sebuah sungai yang lumayan lebar dan tidak jarang ada kelotok dan kapal berukuran kecil melintasi sungai itu. Tentunya ada aktivitas penting di situ.</span></span></span></p>
<p style="line-height:200%;text-align:justify;"><span style="color:black;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jembatan, hanya sebuah cara manusia menyikapi perkembangan teknologi sehingga menjadi kebutuhan baru yang harus dipenuhi dan mendesak manusia perlu akan sebuah jembatan. Dulu, jauh sebelum berkembangnya berbagai macam bentuk saran transportasi, yaitu sebelum manusia mengenal yang namaya sepeda tinjak, sepeda motor, dan mobil, jembatan belum menjadi sebuah kebutuhan hidup, bahkan mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Jadi, jembatan sekarang ini seperti kebutuhan hidup yang mesti dipenuhi. Namun, pikiran untuk merendahkan jembatan adalah ide yang akan mematikan aktivitas sungai yang memang sudah minim.</span></span></span></p>
<p style="line-height:200%;text-align:justify;"><span style="color:black;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Teknologi, disatu sisi memberikan kenyamanan bagi manusia, tetapi disisi lain menjadi manusia manja, bahakan sampai melupakan teknologi sederhana yang terdahulu.</span></span></span></p>
<p style="line-height:200%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:black;">Kalau kita melihat bagaimana Jepang memanfaatkan keadaan alamnya yang sebagian besar terdiri dari pegunungan, mereka terkenal dengan kereta listrik bawah tanah. Ya. Mereka pandai memanfaatkan keadaan alam. Kenapa kita tidak belajar dari mereka? Ketika mereka dikaruniai Allah SWT lingkungan hidup yang terdiri dari pegunungan dan berada di tengah lautan pasifik, mereka tidak kehabisan akal. Kalau di permukaan bumi terbatas melakukan perjalanan, di bawah tanah pun jadi. Mereka tidak menjadikan hal itu suatu halangan untuk berkembang. di Jepang dikenal yang namanya kereta listrik bawah tanah, luar biasa! Pertanyaanya sekarang, mengapa kita tidak bisa memanfaatkan sungai yang ada di </span><span style="color:black;">Banjarmasin</span><span style="color:black;"> dengan cerdas, kita malah mengotori sungai kita dengan sampah-sampah yang tidak dapat terurai di air. Hal ini hanya menimbulkan masalah diatas masalah. Ketika musim hujan, banjir pun bertamu, kita tidak hanya dipusingkan oleh yang namanya banjir, tetapi juga dengan sampah-sampah yang meluap&#8230;</span></span></span></p>
<p style="line-height:200%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Nah, kalau orang Jepang dengan keadaan alamnya bisa mendorong mereka menciptakan sebuah sarana transportasi yang efektif sehari-harinya, kenapa kita tidak bisa memanfaatkan sungai kita sebagai sarana transportasi sehari-hari? Tentunya dengan mengaktifkan sungai-sungai yang hampir mati. Saya rasa kalau dikelola dengan serius, hal tersebut akan menjadi sebuah hal baru yang unik. dengan mengalokasikan sedikit dana yang sudah didapat dari hasil alam Kalimantan Selatan yang kaya ini, program mengaktifkan sungai kembali akan sangat membantu rakyat menengah ke bawah dan kita tida perlu lagi berlomba-lomba mengkredit sepeda motor &#8211;hanya akan menguntungkan negara lain&#8211;, mengurangi pembelian mobil demi mengurangi kemacetan &#8211;sebelum jadi seperti jalan di Jakarta&#8211;.</span></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hanykpoespyta.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hanykpoespyta.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hanykpoespyta.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hanykpoespyta.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hanykpoespyta.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hanykpoespyta.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hanykpoespyta.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hanykpoespyta.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hanykpoespyta.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hanykpoespyta.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=47&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/11/30/alam-banjarmasin-vs-alam-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/211d8b9334e7c3dd3d6ee365aad0eb9a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hanykpoespyta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TRADISI LEBARAN HARI KEDUA</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/09/28/tradisi-lebaran-hari-kedua/</link>
		<comments>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/09/28/tradisi-lebaran-hari-kedua/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 21:23:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanykpoespyta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanykpoespyta.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Lebaran sebentar lagi,,,
 Sebuah lagu menyambut Hari Raya Idul Fitri. Menjelang  lebaran, berbagai macam persiapan pun dilakukan, mulai dari bersih-bersih rumah, menyiapkan keuh lebaran, merancang masakan lebaran, persiapan pakaian lebaran mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut&#8230; menyiapkan parsel, amplop… Wah, pokoknya banyak deh. Capek menuliskanya. Oya, di daerah tempat tinggal ku (kabupaten Paser, Kal Tim) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=22&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Andalus;"><em>Lebaran sebentar lagi,,,</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Andalus;"> Sebuah lagu menyambut Hari Raya Idul Fitri. Menjelang  lebaran, berbagai macam persiapan pun dilakukan, mulai dari bersih-bersih rumah, menyiapkan keuh lebaran, merancang masakan lebaran, persiapan pakaian lebaran mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut&#8230; menyiapkan parsel, amplop… Wah, pokoknya banyak deh. Capek menuliskanya<span id="more-22"></span>. Oya, di daerah tempat tinggal ku (kabupaten Paser, Kal Tim) ada kebiasaan—yang aku rasa agak aneh—pergi ke tempat wisata di hari kedua lebaran. Tempat wisata (sebutan yang terlalu bagus) yang senang dikunjungi yaitu sebuah pantai di daerah Tanjung Jumblai (pantai) dan Lempesu (air terjun). Yeah, <!--more-->seenggaknya itu yang ku tahu. Entahlah, apa yang mereka cari. Padahal, tidak semua orang yang berkunjung kesana punya sanak saudara di daerah itu. Pernah saya bertanya pada salah seorang penggemar tempat itu : “Apa sih yang diliat?”. “Ga ada apa-apa, Cuma orang banyak yang berkumpul”. Cukup aneh memang. Namun, kebiasaan itu sudah menjadi tradisi yang sulit ditinggalkan. Orang yang mengunjungi tempat itu terdiri dari semua golongan dan semua umur –anak-anak hingga orang dewasa&#8211;. Mereka yang datang mulai dari mobil-mobil pribadi, sepedah motor, truck, pick up, sampai angkutan umum… Bayangkan saja, betapa orang-orang itu <em>cangkal<!--more--> </em>mengunjungi tempat itu. Saya sendiri pengalaman secara langsung belum pernah… Tak berminat, ditambah dengan fisik yang tidak terlalu tahan mencium aroma kendaraan-kendaraan seperti itu,<em> mual</em>. Kalau naik sepedah motor, wah… itu <em>malapahi haja “</em>jar urang banjar”, hasilnya gak ada apa-apa yang didapat selain rekreasi dan kesenangan. Hanya melihat-lihat orang… </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Andalus;">Alhasil, jalan raya di depan rumah saya yang biasanya sepi pun menjadi ramai, seperti di kota saja! Hee… Bahkan lebih parah dari pada di kota. Orang-orangnya kebanyakan tidak tahu-menahu aturan lalu-lintas. Wesh, wesh, ngeng, brem, ngeng, brem… Macam-macam lah suaranya, mulai dari yang merdu hingga yang serak dan melengking… Yang jelas sangat bising. Mereka kebanyakan berkendara sangat laju, seolah yang pemilik jalan satu-satunya.. Longkali, ya, itulah mana daerah saya tinggal walaupun hanya <em>pelaluan </em>dan terbilang sepi<em>, </em>tapi juga <em>kecipratan </em>ramai kala itu<em>… </em>Saya saja kadang jadi takut menyebrang jalan dan memilih di rumah bersama keluarga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Andalus;">Sepulang orang-orang dari tempat itu, biasanya selalu diiringi dengan kisah-kisah mengenaskan sepanjang perjalanan yang tanpa hasil itu. Ada yang sekedar keserempet, ada yang tabrakan –gak jarang sampai mati— (rugi kan kalau meregang nyawa ditempat dan misi yang belum tentu diridho’i Allah), masalah dalam pembayaran angkutan umum yang disewalah… Pokoknya komplit!! Kurang lengkap memang, menuliskan sesuatu yang belum pernah dialami, tapi saya rasa untuk beberapa hal –terutama hal-hal yang kurang penting—kita tidak perlu membuat pengalaman tentang hal itu. Kadang, pengalaman boleh belajar dari orang lain. Toh sebagian besar teman-teman sudah mengalaminya… </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Andalus;">Kalau dihubung-hubungkan dengan lebaran, kira-kira nyambung gak? Gak ya! Entah siapa yang memulai tradisi itu… Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri atau suasana Lebaran yang saya fahami adalah saat-saat untuk saling bersilaturahmi kepada saudara dan berbenah diri atas segala kesalahan terhadap orang sekitar atau orang terdekat –dekat dihati&#8211;. Bukan diisi dengan aktivitas yang gak jelas tujuanya. Ingat hidup adalah awal dan pasti ada ujung, ujungnya adalah kematian yang bisa tiba kapan pun yang tak terduga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Andalus;">**<em>Bekerjalah seakan-akan engkau hidup selamanya dan beribadahlah </em></span></p>
<div></div>
<p><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Andalus;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span> <em><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Andalus;">seakan-akan engkau mati esok** </span></em></span>Kira-kira, lebaran tahun ini sama gak yah? Liat ajah ntar. Kalau masih seperti itu, artinya orang-orang di kampung halaman ku tercinta ini gak pernah berubah. Gak maju-maju…</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hanykpoespyta.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hanykpoespyta.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hanykpoespyta.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hanykpoespyta.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hanykpoespyta.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hanykpoespyta.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hanykpoespyta.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hanykpoespyta.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hanykpoespyta.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hanykpoespyta.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=22&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/09/28/tradisi-lebaran-hari-kedua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/211d8b9334e7c3dd3d6ee365aad0eb9a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hanykpoespyta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komponen-komponen Pendukung Kebangkitan</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/05/17/komponen-komponen-pendukung-kebangkitan/</link>
		<comments>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/05/17/komponen-komponen-pendukung-kebangkitan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 May 2008 11:51:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanykpoespyta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanykpoespyta.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Berbicara tentang kebangkitan nasional, berarti berbicara tentang usaha suatu masyarakat suatu bangsa untuk keluar dari keterpurukan. Kebangkitan hakiki merupakan cita-cita besar yang untuk mewujudkannya diperlukan kesungguhan dalam mengupayakannya. Kebangkitan adalah suatu keadaan yang bebas dan terlepas dari campur tangan pihak lain (yaitu asing, dalam hal ini Barat) dalam segala urusan, baik yang menyangkut kebijakan dalam maupun luar negari. Kebangkitan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=14&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Berbicara tentang kebangkitan nasional, berarti berbicara tentang usaha suatu masyarakat suatu bangsa untuk keluar dari keterpurukan. Kebangkitan hakiki merupakan cita-cita besar yang untuk mewujudkannya diperlukan kesungguhan dalam mengupayakannya. Kebangkitan adalah<span id="more-14"></span> suatu keadaan yang bebas dan terlepas dari campur tangan pihak lain (yaitu asing, dalam hal ini Barat) dalam segala urusan, baik yang menyangkut kebijakan dalam maupun luar negari. Kebangkitan hanya akan tegak atas pondasi yang kuat yaitu pemikiran yang melandasi masyarakat untuk bangkit.<!--more--> Disini kedudukan kebangkitan adalah sebagai tonggak demi tercapainya suatu kebangkitan. Secara garis besar ada beberapa hal yang perlu diupayakan untuk mencapai pada kebangkitan yang hakiki, yaitu merubah pemikiran yang ada ditengah mayarakat, menyatukan masyarakat dalam suatu ikatan yang sahih dan menumbuhkan keinginan untuk berubah didiri setiap individu.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Kalau kita menoleh kebelakang kita akan mendaoati bahwa ” Perkumpulan Budi Utomo pada tahun 1908 merupakan perkumpulan yang didirikan atas inisiatif pemuda pelajar STOVIA. Pada mulanya perkumpulan betujuan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat yang masih terkebelakang dalam kualitas  hidup seluruh rakyat “Hindia” lewat pendidikan…” (Ahmaddani G., Pemuda Indonesia dalam Dimensi Sejarah Perjuangan Bangsa:55). Landasan pemikirannya adalah membawa perbaikan bagi masyarakat Indonesia dari segi pendidikannya. Dengan Landasan pemikiran yang kuat inilah untuk pertamakalinya pemuda Indonesia bangkit.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;"><span> </span>Bulan Mei ini tepat seabad kebangkitan nasional bangsa ini, juga bertepatan dengan 10 tahun reformasi.</span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Pelajaran 10 tahun belakangan, perjalanan reformasi ini sejatinya amat gamblang dan mudah untuk disimpulkan. Agenda asing (Barat) telah mendikte perubahan yang terjadi di Indonesia dan terus terulur hingga hari ini. Dimulai dari campur tangan IMF dengan berbagai formula yang dipaksakan menjelang dan awal reformasi dan justru menghancurkan ekonomi negeri ini. Mulai pembekuan bank, pemakasaan swastanisasi BUMN, dengan mejual aset-aset strategis milik negara. Pemretelan kekuasaan Presiden dengan dibentuknya puluhan komisi-komisi dan yang paling vital  adalah perubahan UUD 1945 yang kini berubah 125% menjadi liberalistis. Konsep reformasi seperti ini hanya menjadi “jembatan” menuju kehancuran bangsa Indonesia. (Suara Islam, Mei 2008 : hal. 5). Selain itu, banyak keajaiban-keajaiban dalam hal pengambilan kebijakan oleh pemerintah, mulai dari BHP dalam bidang pendidikan yang jelas semakin mempersulit orang yang ingin sekolah, UU Migas dalam bidang Energi sampai pada penarikan subsidi yang sangat memberatkan rakyat dengan dalih menyelamatkan ekonomi Negara. Ironis, menyelamatkan Negara dengan menjadikan rakyat sebagai tumbalnya. Apa gunanya Negara dengan rakyat yang jauh dari kesejahteraan???</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Saat ini pemikiran masyarakat telah dicemari oleh pemikiran asing (Barat) yang merusak kepribadian masyarakat Indonesia, yang mayoritasnya adalah umat Islam. Namun, keislaman itu kini hanyalah kedok. Sebagian besar umat saat ini jauh dari pemikiran Islam. Umat lupa, bagwa hanya dengan Islamlah mayarakat akan benar-benar bangkit dan mampu mempertahankan kebangkitannya. Umat lupa, bahwa kebangkitan terbesar dalam catatan sejarah adalah kebangkitan kaum muslimin Makkah yang dipelopori oleh Rasul Muhammad SAW.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Merubah pemikiran masyarakat</span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Pembentukkan opini, merupakan salah satu jalan dakwah yang ditempuh Rasulullah SAW. Dulu ketika di Makkah Rasulullah SAW membina para sahabatnya i rumah Arqam, bin Abi Arqam secara intensif. Sedangkan untuk mengubah kesadaran umat kesadaran dan perasaan kolektif bibutuhkan pembentukka opini umum. Opini yang dibentuk Rasulullah SAW adalah opini yang dibangun di atas pengertian dan pemahaman. Dari sini lahirlah kesadaran masyarakat tentang keburuka realitas yang ada dan dorongan untuk bersama-sama melakukan perubahan dengan penegakkan Islam. Untuk itu, opini yang dikembangkan adalah opini yang memberikan penjelasan tentang kebatilan dan letak kebatilannya, sekaligus menunjukkan ide yang sahih (Islam). (Al wa’ie, Januari 2005: hal 20).</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Dengan jalan itulah Rsulullah SAW berhasil mengubah masyarakat jahiliyah Makkah dari mayarakat yang tidak beradab dan biadab menjadi masyarakat yang memiliki tingkat peradaban yang tinggi dan kokoh dengan Islam sebagai landasannya.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Untuk mengubah masyarakat Indonesia yang sedang terpuruk, kita secara bersama-sama harus mengubah segala pemikiran yang terlanjur tertanam dalam hati setiap individu. Kebangkitan yang paling mendasar dan paling penting adalah kebangkitan yang bermula dari pemikiran atau pola fikir masyarakat terhadap kehidupan dan seluruh aspek yang menjadi pokok permasalahan. Dengan mengubah pemikiran masyarakat, maka dengan sendirinya akan mengubah pemahaman masyarakat yang selanjutnya akan mengubah perilaku individu (masyarakat).</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Saat ini, masyarakat dipengaruhi oleh pemikiran untuk memisahkan kehidupan umu dengan agama (sekulerisme). Dengan pemisahan tersebutmasyarakat jadi jarang berfikir untuk menggali hukum Islam untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidupnya, baik itu masalah pendidikan, pemerintahan, perekonomian, peradilan dan masalah lain yang behubungan dengan kemsayarakatan. Opini umum yang berkembang dan diyakini saat ini adalah menempatkan fungsi Tuhan hanya pada wilayah pribadi saja yaitu ketika seseorang melakukan ibadah mahdah. Pola fikir seperti inilah yang membuat masayarakat mandeg dan tidak bisa bangkit.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Menyatukan masyarakat dalam suatu ikatan yang sahih</span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Sepanjang sejarah, perubahan suatu masyarakat selalu didasarkan pada suatu ikatan yang membuat mereka selalu sama dalam gerak. Indonesia bisa merdeka karena ikatan nasionalis, orang-orang Jerman dibawah Hitler hadir dengan dasar Nazisme, Uni Soviet muncul dengan sosialis komunisnya, Islam masa Rasulullah bangkit karena Islam yang diemban dan AS bisa mengusai dunia saat ini karena kapitalismenya. Namun, apakah semua ikatan yang ada itu benar dan bisa dijadikan acuan? Tidak. Beberapa ikatan yang bisa membawa pada perubahan tidak mutlak membawa pada kebangkitan yang hakiki dan diridhai Allah.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><em><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Ikatan nasionalisme</span></em><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">. Ikatan ini muncul karena adanya sekelompok orang yang tinggal bersama di suatu wilayah. Ikatan ini hanya akan muncul apabila mayarakat di wilayah tersebut mendapat ancaman dari luar. Begitu ancaman hilang, ikatan ini akan luntur dengan sendirinya. <em><span style="font-family:Verdana;">Ikatan kesukuan</span></em>. Ikatan ini muncul pada diri manusia yang pada dasarnya memiliki naluri mempertahankan diri dan kemudian diteruskan dengan perasaan untuk berkuasa atas suku lain. Ikatan ini hanya akan menimbulkan fanatisme golongan. <em><span style="font-family:Verdana;">Ikatan kemaslahatan</span></em>. Ikatan ini terjalin karena adanya peluang tawar-menawar atas sebuah kemaslahatan. Ikatan ini akan hilang dengan sendirinya, manakala sudah tidak ada keuntungan yang dihasilkan dari suatu hubungan. <em><span style="font-family:Verdana;">Ikatan kerohanian. </span></em>Ikatan ini tidak memiliki aturan yang jelas karena aktivitasnya hanya muncul pada kegiatan spiritual saja dan tidak tampak dalam kehidupan sehari-harinya<em><span style="font-family:Verdana;">. Ikatan ideologis</span></em>. Ikatan yang benar untuk mengikat manusia dalam kehidupannya adalah aqidah aqliyah (aqidah/keyakinan yang dicapai melalui proses berfikir) yang melahirkan peraturan hidup secara menyeluruh. Inilah ikatan ideologis, yaitu ikatan yang berasal dari suatu ideologi. Ideologi mana yang pantas dijadikan ikatan? Tentunya Islam, yang dalam catatan sejarahnya telah mampu menyatukan umat muslim di tiga benua dan pernah memimpin dunia selama kurang lebih 13 abad.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Keinginan untuk berubah</span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Jadi hendaknya ada segolongan umat yang akan menyeru umat yang lain untuk berubah dan bangkit. Tentunya mereka adalah orang-orang yang pemikirannya bersih dari pengaruh pemikiran sekuler. Orang-orang ini yang akan menjadi pemimpin umat atau masyarakat munuju perubahan yang hakiki. Mereka harus mampu menanamkan semangat kebangkitan karena Allah berfirman “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka” (TQS.Ar-Ra’d ayat 11).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hanykpoespyta.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hanykpoespyta.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hanykpoespyta.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hanykpoespyta.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hanykpoespyta.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hanykpoespyta.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hanykpoespyta.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hanykpoespyta.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hanykpoespyta.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hanykpoespyta.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hanykpoespyta.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hanykpoespyta.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=14&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/05/17/komponen-komponen-pendukung-kebangkitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/211d8b9334e7c3dd3d6ee365aad0eb9a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hanykpoespyta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BLM FKIP</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/05/17/blm-fkip/</link>
		<comments>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/05/17/blm-fkip/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 May 2008 10:33:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanykpoespyta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanykpoespyta.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Seperti halnya BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) yang sudah pasti ada disetiap fakultas kampus UNLAM, BLM (Badan Legislatif Mahasiswa) pun merupakan lembaga mahasiswa yang sudah pasti ada disetiap fakultas.
Tugas BLM adalah sebagai wadah penyaluran aspirasi masyarakat kampus untuk disampaikan kepada Pejabat kampus. Baik menyampaikan keluh kesah, saran-saran atau uneg-uneg apapun yang dirasakan mengganjal. Namun, fungsi ini tidak begitu tercapai. Singkatnya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=13&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seperti halnya BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) yang sudah pasti ada disetiap fakultas kampus UNLAM, BLM (Badan Legislatif Mahasiswa) pun merupakan lembaga mahasiswa yang sudah pasti ada disetiap fakultas.<span id="more-13"></span></p>
<p>Tugas BLM adalah sebagai wadah penyaluran aspirasi masyarakat kampus untuk disampaikan kepada Pejabat kampus. Baik menyampaikan keluh kesah, saran-saran atau uneg-uneg apapun yang dirasakan mengganjal. Namun, fungsi ini tidak begitu tercapai. Singkatnya, BLM sampai saat ini belumlah difungsikan senbagaimana mestinya. Pada dasarnya, BLM belum tersosialisasikan dengan baik dikalangan kampus.</p>
<p>Baru saja ada seorang teman yang menghampiri saya dan bertanya &#8220;BLM tu apa??&#8221; Entah BLM yang kurang tersorot ataukah mahasiswanya yang memang tak pernah mau tahu tenyang kampus?? Melihat realita ini, tentunya membuat kita berfikir. Kalau apa BLM saja belum diketahui apalagi perannya?  Dan bagaimana bisa memanfaatkannya&#8230;&#8230;..</p>
<p>BLM memang tidak terlalu berperan dalam mengurusi hal-hal yang berhubungan langsung dengan mahasiswa. Pertama kali saya tahu BLM, ketika akan diadakan pemilihan umum ketua BEM 2007-2008. Kedudukan BLM setingkat diatas BEM. BLM bertugas menyelenggarakan pemilihan umum ketua BEM dan berikutnya mengawasi tindak tanduk BEM di kampus.</p>
<p>Adapun anggotanya diambil dari perwakilan mahasiswa tiap program studi. Masing-masing 2 orang. Namun dalam geraknya, seringkali tak sempurna. Pengalaman yang saya dengar dari ketua BLM, tiap tahunnya hanya sekitar 4 orang yang benar-benar aktif mengurusi BLM. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan-perbedaan kepentingan masing-masing anggota. Ada yang akif di HIMA, IMPS-B, FSI Al Furqon. Malkum, ketika dicari siapa yang mau masuk dalam keorganisasian BLM, orangnya hanya itu-itu saja. Mereka yang memang punya kepedulian terhadap kampus dan memang sudah bergerak disalah satu organisasi kampus. Terakhir, BLM sangat sulit mengadakan pertemuan, walaupun hanya 1 bulan sekali. Kebetulan ketuanya sedang menyelesaikan skripsinya di luar kota.</p>
<p>Untuk sekretariat, BLM punya satu ruangan. Letaknya didekat tempat rapkir dosen-dosen FKIP. Saat awal-awal BLM membentuk anggota baru tahun 2007 tadi, kondisinya sangat mengenaskan. Bagaimana tidak mengenaskan, ruangan yang seharusnya ditempati BLM malah ditempati paman parkir&#8230;&#8230;.. Ada cermin, baju-baju beliau, poster-poster artis di dindingnya&#8230; Bahkan ketika kami akan mengadakan rapat, kami mesti permisi dulu sama penghuni barunya&#8230; Ajaib memang!!! Uniknya, kampusku&#8230;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hanykpoespyta.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hanykpoespyta.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hanykpoespyta.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hanykpoespyta.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hanykpoespyta.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hanykpoespyta.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hanykpoespyta.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hanykpoespyta.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hanykpoespyta.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hanykpoespyta.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hanykpoespyta.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hanykpoespyta.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=13&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/05/17/blm-fkip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/211d8b9334e7c3dd3d6ee365aad0eb9a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hanykpoespyta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kebudayaan korupsi</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/26/kebudayaan-korupsi/</link>
		<comments>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/26/kebudayaan-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 09:05:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanykpoespyta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanykpoespyta.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Ketika membaca artikel “Kebudayaan Korupsi”, yang saya tangkap adalah adanya kebiasaan melakukan “korupsi” yang terjadi dalam suatu lingkungan masyarakat dalam jangka waktu yang sangat panjang, sehingga tertanam kuat dalam diri setiap anggota masyarakat dan cenderung tidak dirasa sebagai suatu tindak korupsi lagi. Misal seperti yang dicontohkan di atas, tentang seorang ibu yang sengaja membohongi anaknya supaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=12&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ketika membaca artikel “Kebudayaan Korupsi”, yang saya tangkap adalah adanya kebiasaan melakukan “korupsi” yang terjadi dalam suatu lingkungan masyarakat dalam jangka waktu yang sangat panjang, sehingga tertanam kuat dalam diri setiap anggota masyarakat dan cenderung tidak dirasa sebagai suatu tindak korupsi lagi. Misal seperti yang dicontohkan di atas, tentang seorang ibu<span id="more-12"></span> yang sengaja membohongi anaknya supaya bisa pergi ke pasar. Apa, sang ibu merasa kalau Dia sudah mngajarkan berbohong kepada anaknya? Tentu saja tidak. Karena yang ada dibenak sang ibu adalah bagaimana caranya ke pasar supaya bisa membeli sayur dan keperluan lain untuk makan dan memenuhi kebutuhan hidup yang lain.<br />
Itu merupakan contoh kecil yang mungkin sangat mudah kita cerna dan bukan tidak mungkin untuk mengubah kebiasaan itu, karena yang saya liat dalam keluarga lain berbeda. Ada mama saya terbiasa jujur ketika beliau mau keluar rumah dan ternyata itu justru membuat anaknya tenang, karena dia tahu kemana mamanya pergi. Ya… Semua itu tentu tidak bisa dilepaskan dengan didikan awal ORTU. Beranjak dari contoh kecil itu, ternyata secara tidak langsung memberi contoh kepada anak-anaknya untuk tidak terbiasa bohong dalam hal-hal yang memang “tidak perlu bohong”.<!--more--><br />
Korupsi, bisa terjadi karena beberapa faktor yang mendorong seseorang untuk melakukannya. Kalau dikaitkan dengan 3 wujud kebudayaan yang dikaji dalam ilmu Antropologi. Menurut saya, korupsi pada awalnya tentu berasal dari sebuah ide, yaitu ketika seseorang mula berfikir bagaimana caranya mencapai hasil maksimal dengan cara yang praktis. Lahir sebagai sebuah aktivitas manusia, dari ide itu kemudian orang itu pasti akan mencoba menerapkan apa yang ada dalam otaknya yang berupa ide tadi, dalam setiap aktivitas pemenuhan kebutuhan hidupnya. Setelah manusia menerapkannya dalam aktivitasnya tentulah akan melairkan sebuah karya dalam berbagai bentuk.<br />
Ada beberapa hal yang bisa disimpulkan, yaitu:<br />
Pertama, suatu kebudayaan / kebudayaan korupsi bisa lahir dan tumbuh subur karena telah diberi contoh dan dibiasakan sejak kita mulai mengenal kehidupan (lingkungan keluarga) bahkan sebelum kita mengenalnya (lingkungan sekolah dan masyarakat).<br />
Kedua, suatu kebudayaan / kebudayaan korupsi bisa mengakar dalam setiap aktivitas karena hal itu dirasa dapat dijadikan jalan supaya bisa hidup praktis dan tidak perlu terlalu repot.<br />
Ketiga, kita tidak merasa bahwa kebiasaan / kebudayaan korupsi itu dapat merugikan kita dan menyebabkan kita mendapat sanksi, baik dari orang-orang yang ada disekaliling kita maupun dari ALLAH SWT.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hanykpoespyta.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hanykpoespyta.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hanykpoespyta.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hanykpoespyta.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hanykpoespyta.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hanykpoespyta.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hanykpoespyta.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hanykpoespyta.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hanykpoespyta.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hanykpoespyta.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hanykpoespyta.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hanykpoespyta.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=12&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/26/kebudayaan-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/211d8b9334e7c3dd3d6ee365aad0eb9a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hanykpoespyta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kepribadian</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/24/kepribadian/</link>
		<comments>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/24/kepribadian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 08:42:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanykpoespyta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanykpoespyta.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[
Kepribadian terbentuk dari banyak faktor yang ada disekelilingnya, baik yang sengaja dibentuk dari keluarga maupun dari luar keluarga. Kepribadian yang terbentuk, tidak bisa dilepasakan dari pemahaman yang dibentuk dari pengetahuan yang didapatnya. Pemaaman itulah yang akhirnya mempengaruhi segala tingkah laku seseorang dan perasaan seseorang terhadap suatu hal, itu tidak bisa tidak.
Penyimpangan perilaku seseorang mungkin saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=11&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="comment-content">
<p>Kepribadian terbentuk dari banyak faktor yang ada disekelilingnya, baik yang sengaja dibentuk dari keluarga maupun dari luar keluarga. Kepribadian yang terbentuk, tidak bisa dilepasakan dari pemahaman yang dibentuk dari pengetahuan yang didapatnya. Pemaaman itulah yang akhirnya mempengaruhi segala tingkah laku seseorang dan perasaan seseorang terhadap suatu hal, itu tidak bisa tidak.</p>
<p>Penyimpangan perilaku seseorang mungkin saja terjadi, bahkan sangat besar kemungkinannya apabila seseorang itu tidak menyaring pengetahuan yang didapatnya melalui proses berfikir yang mendalam dan cemerlang terhadap suatu hal.</p>
</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hanykpoespyta.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hanykpoespyta.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hanykpoespyta.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hanykpoespyta.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hanykpoespyta.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hanykpoespyta.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hanykpoespyta.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hanykpoespyta.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hanykpoespyta.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hanykpoespyta.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hanykpoespyta.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hanykpoespyta.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=11&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/24/kepribadian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/211d8b9334e7c3dd3d6ee365aad0eb9a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hanykpoespyta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>akulturasi</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/24/akulturasi/</link>
		<comments>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/24/akulturasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 08:33:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanykpoespyta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanykpoespyta.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Duh, semakin bingung saja saya dengan bahasan Antropologi ini…
Pada intinya sebelum saya membaca tulisan Anda, saya juga sepaham bahwa kontak pembawa kebudayaan adalah kunci dari kontak kebudayaan. Dari contoh yang Anda tuliskan di atas berarti akulturasi kebudayaan tidak hanya diterima karena kebudayaan itu dianggap penting, tetapi mungkin saja diterima karena pembawa kebudayaan terlalu sering dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=10&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Duh, semakin bingung saja saya dengan bahasan Antropologi ini…</p>
<p>Pada intinya sebelum saya membaca tulisan Anda, saya juga sepaham bahwa kontak pembawa kebudayaan adalah kunci dari kontak kebudayaan. Dari contoh yang Anda tuliskan di atas berarti akulturasi kebudayaan tidak hanya diterima karena kebudayaan itu dianggap penting, tetapi mungkin saja diterima karena pembawa kebudayaan terlalu sering dan gigih menjajakan kebudayaan yang diyakininya.</p>
<p>Contoh dari masa lalu sudah sangat jelas Anda paparkan di atas. Salah satu contoh dari masa kini yaitu<span id="more-10"></span> berkembangnya yang bukan kebudayaan orang Indonesia di Indonesia melalui media cetak atau pun elektronik. Kalau dulu orang Barat menancapkan kekuasaannya dengan kekerasan, sekarang dengang gampang mereka menyebarkan kebuayaan mereka melalui media-media yang mereka kuasai. Akibatnya karena terlalu sering melihat dan berkutat dengan kebudayaan asing banyak orang Indonesia yang lebih enjoy kalau dia mengamalkan kebudayaan asing tersebut. Barat pun tidak perlu susah payah seperti dulu… Kira-kira seperti itu.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hanykpoespyta.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hanykpoespyta.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hanykpoespyta.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hanykpoespyta.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hanykpoespyta.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hanykpoespyta.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hanykpoespyta.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hanykpoespyta.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hanykpoespyta.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hanykpoespyta.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hanykpoespyta.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hanykpoespyta.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=10&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/24/akulturasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/211d8b9334e7c3dd3d6ee365aad0eb9a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hanykpoespyta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>asimilasi</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/24/asimilasi/</link>
		<comments>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/24/asimilasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 08:25:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanykpoespyta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanykpoespyta.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Pada dasarnya setiap terjadinya kontak sosial pasti akan diikuti oleh kontak kebudayaan yang selalu dibawa oleh setiap individunya. Diterima atau tidaknya suatu kebudayaan oleh suatu kelompok dalam daerah tertentu tentu tidak dapat dilepaskan dari seberapa besar manfaat yang dibawa oleh budaya tersebut.
Lantas kenapa mayoritas orang Indonesia , baik yang di kota atau pun yang dipedalaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=9&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pada dasarnya setiap terjadinya kontak sosial pasti akan diikuti oleh kontak kebudayaan yang selalu dibawa oleh setiap individunya. Diterima atau tidaknya suatu kebudayaan oleh suatu kelompok dalam daerah tertentu tentu tidak dapat dilepaskan dari seberapa besar manfaat yang dibawa oleh budaya tersebut.</p>
<p>Lantas kenapa mayoritas orang Indonesia , baik yang di kota atau pun yang dipedalaman lebih senang memakai kebudayaan luar atau yang sering kita sebut dengan kebudayaan barat? Pasti karena mereka atau kita merasa bahwa kebudayaan itu ternyata lebih mampu memenuhi kebutuhan kita secara lebih efisien.</p>
<p>Jadi, tidak masalah kebuyaan mana yang melebur (minor/mayor). Selama itu tidak bertentangan dengan keyakinan kita dan bisa mendorong kita kekehidupan yang lebih baik, sah-sah saja…</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hanykpoespyta.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hanykpoespyta.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hanykpoespyta.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hanykpoespyta.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hanykpoespyta.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hanykpoespyta.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hanykpoespyta.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hanykpoespyta.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hanykpoespyta.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hanykpoespyta.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hanykpoespyta.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hanykpoespyta.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=9&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/24/asimilasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/211d8b9334e7c3dd3d6ee365aad0eb9a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hanykpoespyta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MUSIM HUJAN</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/19/musim-hujan/</link>
		<comments>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/19/musim-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 08:53:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanykpoespyta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanykpoespyta.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Musim hujan di Banjarmasin sangat menyedihkan, jalan-jalan jdi becek karena saluran-saluran air yang penuh dengan sampah. Tidak hanya itu, aspal-aspal pun menjadi rusak, bolong-bolong dan tergenang air. Ityu sangat berbahaya. Entah kepada siapa harus mengadu&#8230;&#8230;. Sepertinya sudah tidak ada yang peduli dengan hal itu&#8230;&#8230;..
Walaupun lahir dan besar di Kal Tim, seingat saya baru kali ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=7&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Musim hujan di Banjarmasin sangat menyedihkan, jalan-jalan jdi becek karena saluran-saluran air yang penuh dengan sampah. Tidak hanya itu, aspal-aspal pun menjadi rusak, bolong-bolong dan tergenang air. Ityu sangat berbahaya. Entah kepada siapa harus mengadu&#8230;&#8230;. Sepertinya sudah tidak ada yang peduli dengan hal itu&#8230;&#8230;..<span id="more-7"></span></p>
<p>Walaupun lahir dan besar di Kal Tim, seingat saya baru kali ini mengamati kota balikpapan. Blikpapan termasuk kota yang lumayan padat, hampir seluruh pinggir jalan-jalan besar dipenuhi denga ruko-ruko. Dalam gang-gang pun rumah penduduk sangat padat.</p>
<p>Satu hal yang tidak saya temui disana, yang ketika berjalan-jalan di BJM merupakan pemandanagn biasa, yaitu SAMPAH. Ya! Kota yang sangat bersih. Disebagian besar pinggir jalan BJM, jarang sekali ada celah antara ruko dengan jalan raya, karena semua diaspal sehingga ketika hujan air hujan langsung mengalir ke parit-parit yang bebas dari sampah&#8230;&#8230;.. Nampaknya patut untuk dicontoh&#8230;.. Ohya, saya baru ingat, sampah berserakan hanya ada di seputaran pasar. Maklumlah, namanya juga pasar&#8230;..</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hanykpoespyta.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hanykpoespyta.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hanykpoespyta.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hanykpoespyta.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hanykpoespyta.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hanykpoespyta.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hanykpoespyta.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hanykpoespyta.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hanykpoespyta.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hanykpoespyta.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hanykpoespyta.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hanykpoespyta.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=7&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/19/musim-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/211d8b9334e7c3dd3d6ee365aad0eb9a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hanykpoespyta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manusia : Antara Pandangan Antropologi dan Agama Islam</title>
		<link>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/19/manusia-antara-pandangan-antropologi-dan-agama-islam/</link>
		<comments>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/19/manusia-antara-pandangan-antropologi-dan-agama-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 08:41:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hanykpoespyta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanykpoespyta.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[a. Manusia : Pandangan Antropologi
Menurut Koentjaraningrat, antropologi adalah &#8220;ilmu tentang manusia&#8221;. DAlam perkembangannya di Amerika, antropologi dipakai dalam arti yang sangat luas, karena meliputi baik bagian-bagian fisik maupun sosial dari &#8220;ilmu tentang manusia&#8221;. Pada bahasan selanjutnya akan dikemukakan mengenai manusia dalam pandangan antropologi.
Para ahli biologi pada abad ke-19 an menyimpulkan bahwa manusia merupakan mahluk hidup [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=5&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>a. Manusia : Pandangan Antropologi</strong></p>
<p>Menurut Koentjaraningrat, antropologi adalah &#8220;ilmu tentang manusia&#8221;. DAlam perkembangannya di Amerika, antropologi dipakai dalam arti yang sangat luas, karena meliputi baik bagian-bagian fisik maupun sosial dari &#8220;ilmu tentang manusia&#8221;. Pada bahasan selanjutnya akan dikemukakan mengenai manusia dalam pandangan antropologi.<span id="more-5"></span></p>
<p>Para ahli biologi pada abad ke-19 an menyimpulkan bahwa manusia merupakan mahluk hidup yang terbentuk dari jutaan sel.</p>
<p>Pada awalnya di dunia ini hanya ada satu sel yang kemudian berkembang<!--more--> dan mengalami percabangan-percabangan. Percabangan ini mengakibatkan adanya variasi mahluk hidup di dunia ini. Menurut Charles Darwin dalam teori Evolusinya, manusia merupakan hasil evolusi dari kera yang mengalami perubahan secara bertahap dalam waktu yang sangat lama. Dalam perjalanan waktu yang sangat lama tersebut terjadi seleksi alam. SEmua mahluk hidup yang ada saat ini merupakan organisme-organisme yang berhasil lolos dari seleksi alam dan berhasil mempertahankan dirinya.<!--more--></p>
<p>Para ahli biologi yang menyimpulkan bahwa semua mahluk hidup di dunia berasal dari suku primat yang terbagi menjadi 2 cabang yaitu Anthropoid dan Prosimii. Berdasarkan klasifikasi tersebut, manusia ditempatkan pada subsuku Anthropoid yang dibagi menjadi 3 infrasuku yaitu,  Infrasuku Ceboid, infrasuku Cercopithedoid dan infrasuku Hominoid. Infrasuku Hominoid terbagi kedalam 3 keluarga yaitu Pongidae, Ramapithecas dan Hominidae. Manusia berada pada percabangan kaluarga Hominidae. Keluarga Hominidae menggabungkan manusia purba  jenis Pithecanthropus dengan Homo Neanderthal dan dengan manusia sekarang atau Homo Sapiens. Jenis Homo Sapiens yang ada sampai saat ini terdiri dari 4 ras yaitu ras Negroid, Caucasoid, Mongoloid dan Austrloid.</p>
<p>Dapat disimpulkn bahwa manusia dalam pandangan Antropologi terbentuk dari satu sel sederhana yang mengalami perubahan secara bertahap dengan waktu yang sangat lama (evolusi). Berdasarkan teori ini, manusia dan semua mahluk hidup di dunia ini berasal dari satu moyang yang sama. Nenek moyang manusia adalah kera. Teori Evolusi yang dikenalkan oleh Charles Darwin ini akhirnya meluas dan terus dipakai dalam antropologi.</p>
<p><strong>b. Manusia : Dalam Pandangan Agama Islam</strong></p>
<p>Dalam Agama Islam, segala sesuatunya telah diatur dengan baik dan digambarkan dalam kitab suci Al-Quran. Tidak luput olehNya, bagaimana proses pembentukkan manusia yang juga digambarkan sejelas-jelasnya.</p>
<p>Manusia diciptakan dari sari pati yang berasal dari tanah. Sebelum menjadi manusia yang terlahir di muka bumi,  sari pati tersebut (air mani) ditempatkan oleh Allah swt di dalam rahim seorang ibu. Air mani yang telah ditempatkan di dalam rahim kemudian dijadikan segumpal darah. Segumpal darah, kemudian berubah lagi menjadi daging yang berubah menjadi tulang-belulang. Pada usia kandungan 4 bulan, ia diberi nyawa (ruh) oleh Allah swt. Akhirnya terbentuklah tulang-belulang yang dibalut oleh daging. Setelah mencapai kematangan bentuk dalam kurun waktu kurang lebh 9 bulan 10 hari, akan lahir seorang manusia hasil perpaduan orangtuanya. Selama berada dalam rahim sang ibu, ia menyerap makanan yang dimakan oleh sang ibu. Hingga lahir ke dunia pun ia masih bergantung pada ASI, untuk pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal.</p>
<p>Islam, memandang manusia sebagi mahluk ciptaan Allah swt yang paling sempurna. Dia adalah mahluk pilihan yang paling mulia kedudukannya dari pada mahluk-mahluk lain ciptaan Allah swt. Begitu banyak keistimewaan yang dikaruniakan dalam diri manusia, mulai dari wujudnya yang paling indah dibanding dengan mahluk Allah swt yang lain, sampai pada komponen penyusun dalam diri manusia yang tidak yang menyamainya.</p>
<p>Munusia dikaruniakan oleh Allah akal untuk berfikir. Dengan akal, manusia mampu membedakan antara yang haq (benar) dengan yang bathil (salah). Dengan akal pula, manusia mampu merenungkan dan mengamalkan sesuatu yang benar tersebut. Dengan karunia akal, manusia diharapkan dapat memilah dan memilih nilai-nilai kebenaran, kebaikan dan keindahan.</p>
<p>Disamping memiliki akal, manusia selalu terlahir dengan 3 naluri yang pasti ada dalam dirinya, yaitu :</p>
<ul>
<li>Naluri untuk mensucikan sesuatu : naluri untuk beragama dan menyebah sesuatu yang lebih dari pada dirinya.</li>
<li>Naluri untuk mempertahankan eksistensi diri : manunia punya kecenderungan marah, sedih, senang dll.</li>
<li>Naluri untuk melestarikan dirinya : naluri kasih sayang.</li>
</ul>
<p> Adapun penciptaan manusia itu bukan tanpa tujuan, manusia diciptakan Allah swt hanya untuk mengabdi (beribadah) kepada-Nya.</p>
<p><strong>Opini : </strong>Allah swt menciptakan manusia di dunia ini dengan sempurna dan segala potensi yang sangat luar biasa.<em> Pertama</em>, potensi untuk memenuhi kebutuhan jasmaninya, seperti makan, minum dll. <em>Kedua</em>, potensi naluri untuk beribadah kepada sang Khalik, mempertahankan diri dan melestarikan keturunan. <em>Ketiga, </em>potensi akal. Dengan akal manusia dapat berfikir ketika hendak berbuat. Dengan akal pula manusia akan mampu memecahkan uqdatul qubro (3 pertanyaan mendasar dalam hidup), yaitu dari mana manusia berasal, untuk apa manusia diciptakan di dunia dan akan kemana manusia setelah mati. Melalui proses berfikir yang cemerlang manusia akan mampu menjawab manusia berasal dari Allah yang menciptaannya, manusia hidup untuk beribadah kepada Allah dan akan kembali kepada Allah. Namun, manusia juga sangat berpotensi untuk melakukan kesalahan dan kerusakan ketika ia tidak mempergunakan akalnya sesuai dengan perintah Allah swt. Wallahu&#8217;alam&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hanykpoespyta.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hanykpoespyta.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hanykpoespyta.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hanykpoespyta.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hanykpoespyta.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hanykpoespyta.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hanykpoespyta.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hanykpoespyta.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hanykpoespyta.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hanykpoespyta.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hanykpoespyta.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hanykpoespyta.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hanykpoespyta.wordpress.com&blog=3494179&post=5&subd=hanykpoespyta&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hanykpoespyta.wordpress.com/2008/04/19/manusia-antara-pandangan-antropologi-dan-agama-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/211d8b9334e7c3dd3d6ee365aad0eb9a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hanykpoespyta</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>